Panen Pisang Gadang Ngarai Sianok: Langkah Konkret Pendaftaran Varietas Indigenus
AGAM – Sinergi penyelamatan plasma nutfah lokal terus berlanjut. Pada Selasa, 14 Juli 2026, tim gabungan dari BRMP Buah Tropika dan BPSB Sumatera Barat kembali mendatangi Kampung Pisang, Ngarai Sianok, Koto Panjang, Kabupaten Agam. Kegiatan kali ini bertajuk "Panen Pisang untuk Pendaftaran Indigenus".
Tim dari BRMP Tanaman Buah Tropika, Deni Emilda, S.Si, M.Sc dan Fitriana Nasution, Ph.D., beserta tim BPSB Sumatera Barat Salfiati, S.P., M.P., dan Reni Siska, S.P. berkolaborasi untuk melakukan kegiatan karakterisasi buah, tandan, daun, hingga batang pisang yang siap panen.
Karakterisasi detail ini sangat krusial untuk melengkapi dokumen pendaftaran varietas. Dengan mengukur spesifikasi buah dan performa fisik tanaman, keunikan "Pisang Gadang" yang telah ada sejak zaman Hindia Belanda ini dapat dibuktikan secara ilmiah.
Melalui pengumpulan data fisik buah dan pohon yang komprehensif ini, seluruh prasyarat administratif kini semakin matang. Langkah konkret ini menjadi kunci penting untuk memastikan legalitas serta hak paten atas kekayaan hayati asli daerah tersebut.
Kolaborasi ini diharapkan dapat segera merampungkan proses pendaftaran varietas indigenus tersebut, sehingga kekayaan lokal Ngarai Sianok ini terlindungi secara hukum dan dapat dikembangkan secara nasional.(FN) Pertanian Modern, Petani Sejahtera.