Dinas Kehutanan Sumbar Gandeng BRMP Buah Tropika Kembangkan Agroforestry Berkelanjutan
BRMP Tanaman Buah Tropika menjadi narasumber dalam pelaksanaan sekolah lapang dalam rangka mendukung peningkatan kapasitas kelompok Perhutanan Sosial dan Kelompok Tani Hutan (KPS/KTH) dalam budidaya tanaman agroforestry untuk mendukung pengembangan usaha kelompok dan pelaksanaan kegiatan pembangunan Hutan Rakyat serta rehabilitasi daerah aliran sungai. Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat menyelenggarakan Sekolah Lapang Budidaya Tanaman Agroforestry Berbasis Masyarakat pada tanggal 12–13 Mei 2026 bertempat di Kantor Wali Nagari Gantuang Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok.
Acara sekolah lapang dibuka secara resmi oleh Kabid Penyuluhan Pemberdayaan Masyarakat dan Hutan Adat (PPMHA) Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, Ir. Muhdian Prasetya Darmawan, S.Hut., M.Si., mewakili Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kasi PMRHL UPTD KPHL Bukit Barisan Unit V, Zeptin Alex Vildiro, S.Hut., M.M. Sementara itu, dari BRMP Buah Tropika, materi disampaikan oleh Nur Salamah Harahap, S.P. sebagai narasumber terkait budidaya tanaman buah tropika dalam sistem agroforestry.
Sinergi yang baik dalam pengelolaan hutan dapat diwujudkan melalui pengelolaan agroforestry yang berkelanjutan, sehingga hutan tidak hanya dipandang sebagai objek eksploitasi, tetapi juga sebagai sumber kehidupan yang dikelola secara bijak dan berkelanjutan. BRMP Buah Tropika hadir menyokong kegiatan pengelolaan tersebut sehingga menjadi alternatif dalam menyelamatkan lingkungan sekaligus memastikan masa depan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Hutan tidak hanya tentang pohon, tetapi juga ruang hidup, sumber pangan, penyangga air, sekaligus penopang ekonomi masyarakat. Melalui pengelolaan agroforestry, diharapkan Nagari Gantuang Ciri dapat menjadi salah satu lokasi pengembangan agroforestry, terutama untuk komoditas durian, manggis, dan alpukat.(NSH)