Budidaya Mangga Berkelanjutan, Tingkatkan Kualitas Mangga Sesuai SNI 3164:2025 di Pasuruan
Dalam rangka mendukung peningkatan aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, BRMP Tanaman Buah Tropika turut berpartisipasi dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya dan SNI Mangga yang diselenggarakan oleh BRMP Tanaman Hortikultura pada tanggal 12 Mei 2026 di BPP Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Kegiatan ini dihadiri oleh Adha Fatmah Siregar, M.Si., M.Sc., Ph.D. selaku Kepala BRMP Tanaman Buah Tropika; Dr. Andre Sparta selaku Ketua Tim Kerja LPH; tim BRMP Tanaman Hortikultura; BBSDL; serta para kelompok tani dan penyuluh BPP Grati, Pasuruan.
Acara dibuka dengan arahan dan sambutan dari Kepala BRMP Tanaman Buah Tropika, Adha Fatmah Siregar, M.Si., M.Sc., Ph.D. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa pertanaman mangga di Pasuruan memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian petani. Selain itu, keberadaan pertanaman mangga skala luas juga berperan penting dalam upaya mitigasi perubahan iklim. Beliau menekankan pentingnya penerapan budidaya mangga berdasarkan SOP/Good Agricultural Practices (GAP) sebagai implementasi Standar Nasional Indonesia (SNI) mangga, guna meningkatkan produksi mangga yang berdaya saing di pasar domestik maupun global.
Pada kesempatan ini, Sri Yuliati, S.P., M.Si. bertindak sebagai narasumber dan Astri Wulandari, S.P., M.Si. sebagai moderator. Selama sesi penyampaian materi dan diskusi, terlihat antusiasme peserta dalam menyimak paparan yang disampaikan serta aktif menyampaikan pertanyaan dan tanggapan.
Dalam kegiatan ini, petani juga akan memperoleh bantuan benih mangga sebanyak 1.000 tanaman, yang diharapkan dapat ditanam dan dipelihara dengan baik guna mendukung pencapaian tujuan program yang telah direncanakan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi peningkatan kompetensi petani dalam budidaya mangga sesuai SOP sehingga mampu meningkatkan produktivitas tanaman. Selain itu, pemahaman mengenai SNI mangga, khususnya terkait persyaratan mutu buah segar, juga diharapkan meningkat sebagai bagian dari upaya konkret mitigasi perubahan iklim di Indonesia.(AS,SJ)