BRMP Buah Tropika Menjadi Narasumber Pengembangan Durian dan Manggis di Kabupaten Lima Puluh Kota
Lima Puluh Kota, Kamis, 23 Juli 2026 – BRMP Buah Tropika turut mendukung pengembangan komoditas hortikultura di Kabupaten Lima Puluh Kota melalui kegiatan bimbingan teknis budidaya durian dan manggis. Dua tenaga fungsional BRMP Tanaman Buah Tropika hadir sebagai narasumber, yaitu Kuswandi, S.P., M.Si. yang menyampaikan materi budidaya durian serta Dewi Fatria, S.P. yang memaparkan teknik budidaya manggis.
Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Dinas Pertanian Kabupaten Limapuluh Kota ini diikuti oleh 55 orang perwakilan kelompok tani yang akan mengembangkan tanaman durian dan manggis di Kabupaten Lima Puluh Kota. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Hortikultura Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat, Vera Yusria, S.P., M.Si., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penerapan teknik budidaya yang baik untuk menghasilkan tanaman yang produktif dan berkualitas.
Program pengembangan durian dan manggis ini merupakan bagian dari Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Wirman Dt. Pangeran Nan Putiah, S.H. Dalam sambutannya, Wirman menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya bimbingan teknis tersebut dan berharap para petani dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh sebagai bekal dalam mengembangkan usaha tani durian dan manggis secara berkelanjutan.
Melalui program Pokir tersebut, disalurkan 3.500 batang benih durian varietas Kromo Banyumas (Bawor) serta 3.300 batang benih manggis varietas Kaligesing kepada kelompok tani penerima manfaat di Kabupaten Lima Puluh Kota.
Selama sesi diskusi, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Berbagai pertanyaan disampaikan, tidak hanya mengenai teknik budidaya durian dan manggis, tetapi juga terkait budidaya tanaman padi. Hal ini mencerminkan tingginya semangat petani untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan berbagai komoditas pertanian.
Melalui kegiatan ini, BRMP Tanaman Buah Tropika berharap pengetahuan yang diberikan dapat menjadi bekal bagi para petani dalam menerapkan praktik budidaya yang tepat sehingga mampu meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, dan kesejahteraan petani di Kabupaten Lima Puluh Kota.(KSW)