Pemantauan Oplah dan Penerapan Teknologi Pertanian PM-AAS di Pasaman.
Pasaman, 23 September 2026 — Tim Satgas Pangan BRMP Buah Tropika melaksanakan pemantauan Program Optimalisasi Lahan (Oplah) dan penerapan teknologi pertanian melalui pendekatan PM-AAS guna mendukung peningkatan produksi dan percepatan swasembada pangan di Kabupaten Pasaman.
Rangkaian kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) BRMP Buah Tropika, Gusrianto, S.Kom., bersama Tim Satgas Pangan BRMP Buah Tropika dan didampingi oleh Penyuluh Pertanian Lapangan Padang Gelugur, Reski Erliza, A.Md. Kegiatan dilaksanakan melalui kunjungan lapangan ke sejumlah kelompok tani penerima bantuan Program Oplah di Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman.
Kunjungan pertama dilakukan ke Kelompok Tani (Poktan) Harapan Maju yang diketuai oleh Johan Simarmata. Poktan tersebut merupakan penerima bantuan rehabilitasi jaringan irigasi tersier (RJIT) sepanjang 134,34 meter yang diharapkan mampu mengairi lahan Poktan tersebut seluas 22 Hektar. Tahapan pembangunan jaringan irigasi tersebut telah memasuki tahap akhir. Secara keseluruhan, proses pembangunan telah selesai dan saat ini hanya menyisakan pekerjaan finishing.
Pemantauan kemudian dilanjutkan ke Poktan Satahi yang diketuai oleh Honokan Siregar dengan luas lahan mencapai 21 hektar. Dari hasil peninjauan, pembangunan jaringan irigasi sepanjang 126 Meter pada lokasi tersebut telah rampung 100 persen dan siap mendukung pengelolaan lahan pertanian oleh kelompok tani.
Selain memantau progres pembangunan infrastruktur Oplah, Tim Satgas Pangan BRMP Buah Tropika juga meninjau penerapan teknologi pertanian PM-AAS pada lahan sawah di Nagari Bahagia, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman, milik Dahlawi. Saat ini, tanaman telah berumur 40 HSS (hari setelah semai) sejauh ini tanaman menunjukkan pertumbuhan yang baik serta perkembangan yang optimal.
Kegiatan pemantauan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen BRMP Buah Tropika dalam mendukung implementasi program pembangunan pertanian di daerah melalui penguatan infrastruktur pertanian dan penerapan teknologi yang inovatif, efektif, dan berkelanjutan. (IJ)
Pertanian Modern, Petani Sejahtera.