BRMP Buah Tropika Lanjutkan Sosialisasi PM-AAS di Kabupaten Tanah Data
BRMP Buah Tropika melanjutkan rangkaian Sosialisasi Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) di Kabupaten Tanah Datar. Setelah sebelumnya dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lintau Buo, kegiatan sosialisasi kembali digelar pada Rabu, 15 Juli 2026, bertempat di BPP Kecamatan Lima Kaum.
Kegiatan dipimpin oleh Ketua Tim Kerja Layanan Pendayagunaan Hasil BRMP Buah Tropika, Dr. Andre Sparta, S.P., M.Sc., yang mewakili Kepala BRMP Buah Tropika, serta didampingi oleh Tim Satuan Tugas Pangan BRMP Buah Tropika.
Sosialisasi dihadiri oleh perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar, yaitu Kepala Bidang Tanaman Pangan yang diwakilkan oleh Metha Oktorafani, S.P , Ketua Tim Kerja Penyuluhan Kabupaten Tanah Datar Yuzinofris, S.P., Liaison Officer (LO) Swasembada Pangan Kabupaten Tanah Datar dari BRMP Sumatera Barat Tatit Sastrini, S.P., Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), para penyuluh pertanian, serta petani.
Dalam sambutannya, Andre Sparta menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian terus mendorong penerapan Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) sebagai salah satu inovasi dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani. Ia menjelaskan bahwa implementasi PM-AAS telah dimulai sejak akhir tahun 2025 di sejumlah wilayah dan menunjukkan hasil yang positif. Oleh karena itu, penerapan teknologi tersebut terus diperluas agar semakin banyak petani dapat memanfaatkan teknologi modern dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi penggunaan sarana produksi, serta keberlanjutan usaha tani.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai konsep dan implementasi PM-AAS oleh Tatit Sastrini Selanjutnya, Metha Oktorafani memaparkan kebijakan pembangunan pertanian dalam mewujudkan RPJMD Kabupaten Tanah Datar yang selaras dengan kebijakan nasional di sektor pertanian.
Pada sesi berikutnya, Andre Sparta menyampaikan materi mengenai rekomendasi pemupukan, Alternate Wetting and Drying (AWD), serta teknik panen. Materi tersebut mencakup pengelolaan kesuburan tanah, rekomendasi pemupukan berimbang, pengelolaan air melalui metode AWD, pemantauan kondisi lahan, hingga penerapan teknik panen yang tepat untuk meningkatkan hasil dan kualitas produksi.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Para penyuluh dan petani menyampaikan berbagai pertanyaan terkait penerapan PM-AAS di lapangan, mulai dari pengelolaan air dengan metode AWD, rekomendasi pemupukan berdasarkan kondisi lahan, hingga penerapan teknologi budidaya yang sesuai dengan kondisi wilayah Kabupaten Tanah Datar. Narasumber memberikan penjelasan dan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi petani sehingga materi yang disampaikan dapat lebih mudah diterapkan di lapangan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, BRMP Buah Tropika berharap penerapan PM-AAS dapat semakin dipahami dan diimplementasikan oleh penyuluh maupun petani. Sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan petani diharapkan mampu mempercepat adopsi teknologi pertanian modern guna meningkatkan produktivitas, efisiensi budidaya, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan.
Pertanian Modern, Petani Sejahtera.