Sukseskan Swasembada Pangan, BRMP Buah Tropika Dampingi LTT Terintegrasi
Upaya mencapai swasembada pangan tahun 2025 terus digencarkan oleh Kementerian Pertanian. Sebagai salah satu unit pelaksana teknis, BRMP Buah Tropika berperan aktif mendampingi kegiatan Luas Tambah Tanam (LTT) Terintegrasi di Kabupaten Pasaman. Komitmen tersebut dibuktikan dengan turunnya langsung Kepala BRMP Buah Tropika bersama Tim Satgas Pangan ke Kecamatan Bonjol pada Selasa, 9 September 2025.
Sebelum melakukan pendampingan di lapangan, tim terlebih dahulu berkoordinasi dengan penyuluh pertanian di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Bonjol. Tercatat ada 7 orang penyuluh yang bertugas di bawah koordinasi Albusri, Kepala BPP Bonjol. Mereka memberikan layanan penyuluhan di 4 nagari dengan luas baku sawah mencapai 1.026 ha. Tahun ini, Kecamatan Bonjol juga mendapatkan bantuan optimasi lahan berupa pembangunan dam parit untuk mengairi sawah seluas 32 ha.
Usai koordinasi, Tim Satgas Pangan BRMP Buah Tropika bersama penyuluh langsung menuju lokasi oplah di Nagari Ganggo Mudiak. Di lokasi, Riko, salah satu penyuluh pertanian, menyampaikan bahwa saluran irigasi mengalami kerusakan sehingga tidak dapat mengalirkan air ke sawah seluas 32 ha tersebut. Ia menekankan bahwa perbaikan saluran irigasi menjadi sangat mendesak agar hasil pertanian tidak terganggu.
Setelah meninjau lokasi oplah yang saat ini sedang dalam tahap kontrak fisik, tim melanjutkan kunjungan ke kelompok tani yang sedang melakukan panen padi. Di Kecamatan Bonjol, varietas padi PB 42 menjadi salah satu varietas yang banyak dibudidayakan. Para petani memanfaatkan mesin perontok (thresher) untuk mempercepat proses panen.
Kelompok tani di Nagari Ganggo Mudiak berharap penuh adanya bantuan perbaikan saluran irigasi. Mereka optimistis bahwa dengan dukungan infrastruktur pertanian yang memadai, produktivitas lahan akan meningkat dan target swasembada pangan nasional tahun 2025 dapat tercapai.