BRMP Buah Tropika Dukung Pemulihan Lahan & Gerakan Tanam 50.000 Ha di Sumatera Barat
Padang–Agam, 29–30 April 2026 — Upaya pemulihan lahan pertanian terdampak bencana di Sumatera Barat terus menunjukkan perkembangan positif. Hal ini ditandai dengan Rapat Koordinasi Progres Tanaman pada 29 April 2026 di Padang, yang diikuti berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kepala BRMP Tanaman Buah Tropika, Adha Fatmah Siregar, M.Si., M.Sc., Ph.D.
Rapat tersebut menegaskan pentingnya kegiatan tanam sebagai indikator utama keberhasilan bantuan pemerintah. Berdasarkan data per 28 April 2026, total alokasi optimasi dan rehabilitasi lahan mencapai 3.902 ha, dengan progres penetapan CPCL 97,62% dan SID/DRT 94,59%. Sejumlah daerah seperti Kabupaten Solok, Agam, dan Kota Padang menunjukkan perkembangan tanam yang signifikan.
Pada 30 April 2026, upaya ini diperkuat melalui Gerakan Tanam Serempak 50.000 ha secara nasional yang turut dilaksanakan di Nagari Koto Kaciak, Kabupaten Agam. Kegiatan ini dihadiri Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, SP., MM., Bupati Agam Ir. Benni Warlis, MM., Wakil Bupati Pasaman Parulian Dalimunthe, Kepala BPPSDMP Dr. Idha Widi Arsanti, SP., MP., serta jajaran Kementerian Pertanian Melalui sambungan daring bersama Menteri Pertanian Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, MP., dan diikuti 25 provinsi, gerakan ini menjadi bagian strategi percepatan swasembada pangan nasional. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyebutkan progres rehabilitasi lahan pascabencana telah mencapai lebih dari 60 persen dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
Di akhir kegiatan, diberikan bantuan Kementerian Pertanian dan Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat untuk program rehabilitasi lahan terdampak bencana di Sumatera Barat. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses tanam serta mendukung pemulihan produksi pertanian di wilayah terdampak.
Sinergi pemerintah pusat dan daerah, serta pengawalan BRMP Buah Tropika, diharapkan mampu mempercepat pemulihan lahan sekaligus memperkuat ketahanan pangan secara berkelanjutan. (GNS)