Benih Sambung Dini Durian dan Mangga Unggul Curi Perhatian di PENAS XVII Gorontalo
Gorontalo – Stand BRMP pada ajang Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani Nelayan Tahun 2026 menjadi salah satu destinasi favorit pengunjung. Berbagai inovasi teknologi dan varietas unggul yang ditampilkan berhasil menarik minat petani, penyuluh, pelaku usaha, hingga masyarakat umum yang ingin mengenal lebih dekat perkembangan hortikultura Indonesia.
Salah satu inovasi yang paling banyak mendapat perhatian adalah teknologi benih sambung dini durian. Teknologi ini memungkinkan produksi benih unggul dalam waktu yang lebih singkat dengan memanfaatkan batang bawah yang masih muda sehingga dapat mempercepat ketersediaan benih bermutu bagi petani. Selain lebih efisien, teknik sambung dini juga membantu mempertahankan sifat unggul dari pohon induk serta mendukung pengembangan industri perbenihan durian nasional.
Di area pameran, pengunjung tampak antusias mengamati contoh benih sambung dini sekaligus berdiskusi mengenai proses pembuatannya, tingkat keberhasilannya, hingga peluang pengembangan usaha pembibitan durian di daerah masing-masing. Teknologi ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mempercepat penyediaan benih durian unggul yang berkualitas dan seragam bagi petani.
Selain teknologi perbenihan, dua varietas mangga unggul, yaitu Mangga Agri Mania dan Mangga Roman Ayu, juga menjadi magnet tersendiri bagi para pengunjung. Penampilan buah yang menarik, ukuran yang proporsional, serta cita rasa yang khas membuat banyak pengunjung berhenti untuk melihat dan mencari informasi lebih lanjut mengenai kedua varietas tersebut.
Mangga Agri Mania dikenal memiliki penampilan buah yang menarik dengan kualitas konsumsi yang baik, sedangkan Mangga Roman Ayu menawarkan karakteristik unggul yang potensial untuk dikembangkan sebagai komoditas bernilai ekonomi tinggi. Kehadiran kedua varietas ini menunjukkan komitmen BRMP Buah Tropika dalam menghasilkan inovasi varietas yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan preferensi konsumen.
Tidak sedikit pengunjung yang mengabadikan momen di depan display buah unggulan tersebut. Antusiasme masyarakat mencerminkan tingginya minat terhadap pengembangan komoditas hortikultura unggulan yang memiliki daya saing dan peluang pasar yang menjanjikan.
Melalui keikutsertaannya pada PENAS XVII Gorontalo, BRMP Buah Tropika tidak hanya memperkenalkan hasil-hasil penelitian dan inovasi terbaru, tetapi juga membangun ruang interaksi antara peneliti, petani, penyuluh, dan pelaku usaha. Kegiatan ini menjadi sarana penting untuk mempercepat diseminasi teknologi serta mendorong pemanfaatan varietas unggul guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani Indonesia.
Dengan mengusung berbagai inovasi, mulai dari teknologi sambung dini durian hingga penampilan Mangga Agri Mania dan Mangga Roman Ayu, BRMP Buah Tropika menegaskan perannya dalam mendukung pembangunan hortikultura yang maju, modern, dan berkelanjutan demi terwujudnya pertanian Indonesia yang semakin berdaya saing. (AS)